Guru

Akhlak Baik Prestasi Mudah di Capai

Akhlak adalah ajaran Islam yang paling dasar. Meski dalam kenyataannya ajaran dasar ini menjadi kabur atau dikaburkan, sehingga sulit membedakan mana orang yang berakhlak dan mana yang sebenarnya merusak akhlak. Jika menengok kepada ajaran Islam bahwa akhlak merupakan kepribadian Rasulullah saw dan menjadi sifat dari ajaran Islam yang dibawanya.

Rasulullah saw pernah bersabda:

“sesungguhnya aku diutus, (tiada lain, kecuali) supaya menyempurnakan akhlak yang mulia”.

Hadits ini menunjukkan bahwa tugas dan misi kerasulan adalah menyempurnakan akhlak. Artinya akhlak memang menjadi risalah diutusnya

Nabi Muhammad saw adalah penutup para nabi dan rasul yang diutus untuk menyempurnakan akhlak, tentu saja merupakan tugas berat. Tetapi sebagaimana terlihat dalam sejarah Islam, Nabi saw ternyata bisa sukses, yakni dengan disempurnakannya agama ini. Keberhasilan tugas ini, jelas karena diri pribadi Nabi memang terdapat akhlak yang luhur dan karenanya dalam berdakwah beliau selalu menjunjung tinggi akhlak yang mulia.

Dalam pandangan Islam, akhlak memang merupakan satu-satunya ukuran dan menjadi garis pemisah, antara perbuatan yang baik dan tidak baik. Artinya, perilaku manusia disebut berkualitas, jika perilaku tersebut disertai dengan akhlak yang baik, sebaliknya jika suatu perbuatan tidak dibarengi dengan akhlak, maka perbuatan itu merupakan perbuatan yang hina dan tidak berkualitas, baik menurut manusia lebih-lebih menurut Allah.

Sejarah membuktikan, bahwa perdaban islam maju sampai ke Andalusia yang para pemimimpinnya mempunyai akhlak yang baik, bahkan para ilmuan zaman dulu kebanyakan dari para muslim, misal dibidang filsafat ada Ibnu Rushd, bidang astronomi ada Al batenius, bidang kedokteran ada Ibnu Sina dan banyak lagi ilmuan islam yang terkenal dengan temuannya.

Sekolah progresif mempunyai motto “kokoh spiritual dan mapan intelektual” dengan tujuan mengantarkan peserta didiknya mempunyai spiritual yang kokoh, intelektualnya yang mapan yang siap menyonsong era informatika dan komunikasi, serta mempunyai akhlak yang terpuji dan peduli pada aktivitas sosial.

Pemilihan best student di sekolah progresif baik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) indikator pertama yang dipakai dalam pemilihan best student adalah akhlak dari para peserta didik dan alat (tool) untuk mendukung indikator tersebut adalah Student Daily Report (SDR) atau sisa poin yang dimiliki peserta didik.

Peserta didik yang terpilih menjadi best student berhak mendapat biaya sekolah selama 6 (enam) bulan gratis. Selama peserta didik mendapatkan gelar best student, ia wajib memberi contoh perilaku yang baik bagi teman-temannya dan menjaga kestabilan prestasi dalam akademiknya.

Sejak pertama kali pemilihan best student sampai sekarang rata-rata peserta didik yang terpilih mempunyai kelebihan dari sisi akademik dan akhlak, serta kedua kelebihan tersebut selalu berbanding lurus. Oleh karena itu, peserta didik yang ingin meraih prestasi baik harus mempunyai akhlak yang baik pula.

Akhlak yang baik yang harus dimiliki peserta didik diantaranya, akhlak peserta didik kepada Allah swt (hablumminaallah) contohnya peserta didik ketika shalat dan berdo’ harus disertai akhlak yang baik, akhlak peserta didik kepada asatidz dan teman-temanya (hablumminannas), serta akhlak peserta didik kepada makhluk hidup lainnya, contohnya peserta didik harus memperlakukan hewan dan tumbuhan dengan akhlak baik pula.

Figur seorang ustadz dan ustadzah yang ada di lingkungan sekolah progresif harus bisa memberikan suri tauladan yang bagus, mulai dari ucapan yang diucapkan ketika berada ditengah-tengah peserta didik maupun tingkah laku, serta bagaimana cara berpakaian dan berpenampilan yang baik dihadapan peserta didik.

(Misykat Anwar – Guru SMA)

One thought on “Akhlak Baik Prestasi Mudah di Capai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *