MANUSIA

“Manusia” , makhluk yang paling membingungkan di dunia ini.

Karena dia “Mengorbankan Kesehatannya” hanya “Demi Uang”

Lalu dia “Mengorbankan Uangnya” demi “Kesehatan”

Lalu “Sangat Khawatir”¬† dengan “Masa Depannya” sampai “tidak menikmati “Masa Kini”

Akhirnya “Tidak hidup di masa depan ataupun masa kini”

Manusia “Hidup Seakan-akan Tidak Akan Mati”

tanpa “Benar-benar Menikmati” apa itu “Hidup”

 

Bersyukurlah untuk apa yang selama ini kita dapat dan yang kita nikmati.

Karena kita tidak akan tahu, apa yang akan terjadi hari esok.

Ketika lahir dua tangan kita kosong, … ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong.

Waktu datang dan waktu pergi kita tidak membawa apa-apa

Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan

Jangan minder  karena miskin dan hina

Bukankah kita semua hanyalah tamu dan semua milik kita hanyalah pinjaman,..?

 

TETAPLAH RENDAH HATI seberapapun tinggi kedudukan kita,..

Tetaplah PERCAYA DIRI seberapapun kekurangan kita.

Karena kita hadir tidak membawa apa-apa dan kembali juga tidak membawa apa-apa.

Hanya kebajikan atau dosa kejahatan yang dapat kita bawa.

Datang ditemani oleh tangis … dan pergi juga ditemani oleh tangis.

Maka dari itu TETAPLAH BERSYUKUR, dalam keadaan apapun, dan hiduplah disaat yang benar-benar ada dan nyata untuk kita,

yaitu SAAT INI, bukan dari bayang-bayang MASA LALU maupun mencemakan MASA DATANG yang lagi belum tiba.

Semoga bermanfaat.

 

By : Ustadzah Sumi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *