Panen Juara Pra-Konferensi NU

Tampil di depan umum bukanlah hal yang jarang bagi murid-murid SMA Progresif Bumi Shalawat, namun sudah menjadi kebiasaan. Karena setiap pagi saat morning welcome, mereka telah dilatih untuk bisa berpidato di depan umum. Soal bahasa pun juga begitu. Jagonya murid-murid SMA Progresif Bumi Shalawat, bahasa yang digunakan pada saat pidato bukanlah bahasa Indonesia lagi, sama sekali bukan. Tapi mereka manggunakan bahasa asing seperti Inggris, Arab, Jepang, bahkan bahasa yang lainnya. Meskipun mereka masih dibantu dengan internet untuk menyiapkan materi mereka berpidato yang juga memiliki banyak bahasa. “Kegiatan seperti itulah yang dapat melatih diri kita agar bisa tampil di hadapan umum. Dengan begitu kita bisa membiasakan diri,” ungkap salah satu murid yang bernama Robi’atul Adawiyah.

Dengan bekal yang sudah ada seperti itu, akhirnya pada hari Minggu (13/03) Robi’atul Adawiyah, Fatimatus Sholichah Marrus, Rahma Novhira, dan Inaya Rania Alihaq menampilkan aksinya dalam kompetisi PRA-KONFERENSI NU yang diadakan di SMP Negeri 2 Sidoarjo. Lomba ini diikuti oleh 28 orang public speaking dan 28 orang khitobah. Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan serta sambutan dari pihak-pihak terkait. Dibukanya acara ini ditandai dengan pukulan gong kecil sebanyak 3 kali. Dalam lomba ini, hanya ada sedikit tahapan. Setelah selesai seleksi, para kandidat akan dipilih 5 juara dari masing-masing bahasa. Kemudian, juri membacakan komentar tentang penampilan mereka dan membacakan surat keputusan yang telah dibuat juri.

Kerja keras dan latihan disiplin yang mereka lakukan selama ini membuahkan hasil manisnya. Robi’atul Adawiyah juara 1 kategori Khitobah, Fatimatus Sholihah Marrus juara 1 kategori Public Speaking, dan Rahma Novhira juara harapan 1 kategori Khitobah. Meskipun ada juga yang belum berhasil, namun itu tidak mematahkan semangat peserta didik SMA Progresif untuk terus mengasah potensi dan terus melakukan yang terbaik. Pembagian hadiah diberikan sebelum acara ini selesai yaitu sekitar pukul 16.00 WIB. Acara ini juga akan dilanjutkan pada acara puncak nanti yang akan dilaksanakan pada bulan Mei.

Penyerahan penghargaan kepada para pemenang pada saat apel pagi
Penyerahan penghargaan kepada para juara pada saat apel pagi

Pesan dari Robi’atul Adawiyah (juara 1 Khitobah) :

“Berani mencoba adalah langkah baik. Meskipun sulit diawal. Karena Allah akan memberikan yang terbaik. Kita tidak akan tahu jalanNYA itu seperti apa. Meskipun tidak sesuai dengan keinginan, tapi itu jalan yang terbaik. Kita hanya bisa mengambil hikmahnya ketika kita sudah mencoba. Dan saat itulah kita hanya bisa menangis dan bersyukur atas apa yang sudah diberikan”. [Iff]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *