Santri juga Remaja Ilmiah

Seorang santri tidak hanya belajar tentang ilmu agama saja namun juga belajar banyak hal lain yang nantinya dapat bermanfaat dalam kehidupan di masyarakat. Hal tersebut didukung oleh pemerintah dengan berlakunya Kurikulum 2013. Pelaksanaan pembelajaran dalam kurikulum 2013 tidak hanya melatihkan kompetensi pengetahuan dan sikap melainkan juga kompetensi keterampilan atau psikomotor. Pengembangan kompetensi keterampilan pada masa sekarang sangat dibutuhkan untuk mengahadapi masa yang akan datang. Untuk itu Sekolah Progresif Bumi Shalawat mengembangkan kompetensi keterampilan dengan kegiatan karya ilmiah remaja.

Karya ilmiah remaja merupakan bagian dari mata pelajaran ilmu pengetahuan alam. Karya ilmiah remaja bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam berkarya. Peserta didik dalam menghasilkan sebuah karya, mereka diajak untuk melatih kepekaan diri terhadap lingkungan sekitar, misalnya tanggap dalam menyelesaikan masalah yang terjadi baik masalah lingkungan maupun sosial.

Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kepekaan diri peserta didik terhadap lingkungan yaitu pembuatan pupuk kompos. Awal mula ide pembuatan pupuk kompos ini adalah pada saat seorang peserta didik yang mengaku tidak nyaman terhadap sampah-sampah daun yang berguguran di depan asrama putra yang hanya dikumpulkan dan dibuang ditempat sampah. Hal ini menimbulkan kreatifitas bagi peserta didik untuk mengolah sampah basah tersebut menjadi barang yang bermanfaat yaitu pupuk kompos. Pupuk kompos merupakan salah satu pupuk organik yang digunakan pada pertanian untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik (Elpawati, 2015).

Kegiatan tersebut mengingatkan pada surah Al Baqarah ayat 30 yang berbunyi “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat:“Sesunguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan Berfirman: sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

Maka dari itu kita sebagai khalifah yang ditunjuk oleh Allah SWT memiliki tanggungjawab yang besar dalam merawat dan melindungi bumi dengan meningkatkan kepekaan terhadap masalah-masalah lingkungan. Apalagi seorang santri yang menjadi panutan remaja di masa sekarang memiliki peran yang penting untuk menjadikan bumi menjadi lebih baik. Semoga kita semua dapat istiqhomah menjadi khalifah pilihan Allah SWT. Aamiin Ya Rabbalalamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *