BeritaBerita SMAGuru

Stop Kanker Serviks dan Kanker Payudara Sejak Dini!

SMA Progresif – Masih dalam suasana Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional, pekan lalu (2/5) pada pukul 09.00, SMA Progresif Bumi Shalawat mengadakan seminar kesehatan wanita bagi siswi SMA Progresif, dengan tujuan agar para remaja khususnya remaja wanita dapat mengenal sejak dini bahaya kanker serviks dan kanker payudara. Seminar ini hanya diikuti oleh siswi SMP dan SMA serta ustadzah yang ada di SMA Progresif.

Pembukaan acara
Pembukaan acara

Pembukaan dibawakan oleh Ustadzah  Cindy  selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. MC memberikan sedikit pengetahuan tentang pentingnya menjaga kewanitaan  yang kemudian dilanjutkan dan dipaparkan lebih jelas oleh nara sumber dari Rumah Sakit Siti Hajar Sidoarjo Dr. dr. Raz Fides Umi Rahmawati, SpOG, M. Kes, dengan harapan agar siswi Smasif mengetahui akan pentingnya menjaga organ kewanitaan, mewujudkan remaja menjadi remaja yang bersih dan sehat, dan menghindari seksualitas dini.

dr. Umi menjelaskan tentang pengertian dari kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita, kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus). Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.

dr. Umi sedang menjelaskan tentang organ reproduksi wanita
dr. Umi sedang menjelaskan tentang organ reproduksi wanita

Setelah dikupas tuntas masalah kanker serviks, dengan pembahasan tentang kanker payudara. Kanker payudara adalah jenis lain dari kanker yang terjadi pada jaringan sel payudara. Ketika sel abnormal membagi dan tidak terkontrol, mereka dapat menjadi besar dengan membentuk jaringan ekstra, atau tumor, yang dapat menjadi jinak atau ganas. Sel tumor jinak tidak menyebar ke jaringan tubuh yang lain, biasanya dapat diangkat dan tidak akan timbul kembali. Sel tumor ganas (kanker) dapat menyebar ke jaringan tubuh yang terdekat dan melepaskan diri dari bentuk tumor primer menjadi bentuk tumor sekunder dimanapun di bagian tubuh. Benjolan, penebalan, dan perubahan warna kulit menjadi kemerahan patut diwaspadai sebagai indikasi kanker. Rasa gatal, kulit mengelupas, atau ruam di payudara selama berminggu-minggu juga perlu diwaspadai. Perubahan lain pada kulit payudara, seperti bengkak, kulit tertarik ke dalam, atau mengerut, juga harus dicurigai sebagai gejala.

“Kalian tidak perlu khawatir. Sebelum terjadi, kita harus menjaga kewanitaan kita sejak dini dengan cara memiliki pola makan sehat, menghindari seks bebas, tidak diperbolehkan diet yang berlebihan karena masa remaja adalah masa-masa tumbuh kembang secara jasmani dan rohani, menjaga kesehatan dengan berolah raga yang teratur, apabila terjadi keputihan yang berlebihan dan bau tak sedap segera perikasa ke dokter. Selain itu, sebaiknya secara rutin kita menjalani tes pap smear, pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV, melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet”, jelas dr. Umi.

Antusias para siswi pada saat sesi tanya jawab
Antusias para siswi pada saat sesi tanya jawab

Pada akhir acara, dibuka sesi tanya jawab. Para siswi SMA Progresif Bumi Shalawat sangat antusias bertanya terkait hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Hidup Sehat Tanpa Kanker serviks bisa dicegah dan bisa diobati. Deteksi sejak dini dan rutin melakukan pap smear akan memperkecil risiko terkena kanker serviks. Ubah gaya hidup kita dan juga pola makan kita agar terhindar dari penyakit yang membunuh banyak wanita di dunia ini. Dengan demikian, maka kesehatan serviks atau leher rahim lebih terjamin.

 

Oleh: Dwi Kusuma Natalia, S.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *