Siswa

Tips dan Trik Menghapal al-Qur’an

Langkah-langkahnya :

  1. Luruskan niat

Koreksi niat kita. Menghapal al-Qur’an harus dengan niat karena Allah ta’ala. Kalau kita bersungguh –sungguh, proses menghapal al-Qur’an pasti dimudahkan oleh Allah Swt.

  1. Baca setiap mau tidur atau sebelum shubuh

Banyak orang bilang, waktu sebelum shubuh atau setelah sholat tahajjud itu waktu yang paling pas buat belajar, karena pikiran kita telah di refresh sebelumnya dan badan masih fresh serta santai.

  1. Baca dengan lantang (jangan di dalam hati)

Menghapal al-Qur’an jangan hanya dilafalkan di hati saja. Suara yang jelas dan lantang sangat diperlukan. Secara tidak langsung, dengan suara yang jelas, antara mulut dan telinga terjadi kerja sama satu sama lain. Mulut melafalkan hapalan dan telinga mendengarkan hapalan yang kita lafalkan. Dengan begitu, proses penghafalan dan pengingatan jadi lebih mudah.

  1. Baca dan pahami makna dari setiap ayat

Pemahaman ketika membaca dapat mempermudah hapalan kita. Kalau kita tahu maksudnya, tentu akan lebih mudah baik dalam menghapal maupun mengingatnya.

  1. Perdalam kemampuan tajwid

Agar lancar dalam membaca al-Qur’an, kita perlu mendalami ilmu tajwid. Kelancaran dalam membaca al-Qur’an tentunya mempermudah dalam menghapalnya. Kalau kita membacanya masih nyedat-nyendat dan tidak tahu aturan tajwid, menghapal al-Qur’an tentunya jadi lebih sulit.

Perdalam kemampuan dalam berbahasa arab

Dengan kemampuan berbahasa arab yang mumpuni, kita jadi lebih mudah dalam memahami makna atau arti ayat-ayat dalam al-Qur’an. Selain itu, mentadabburi ayat juga lebih mudah karena kita sudah tahu artinya. Berbeda jika memakai al-Qur’an terjemah, kita harus melihat terjemahan ayat tersebut terlebih dahulu, baru kita bisa memahami maknanya.

  1. Pakai al-Qur’an terjemah

Kalau kita gak bisa bahasa arab, solusinya biar paham maksud ayat-ayat yang kita hapalkan, ya, hapalannya pakai al-Qur’an terjemah. Lagipula, gak setiap waktu kan kita selalu inget arti kata bahasa arab. Manusia tempat salah dan lupa. Selain itu, secara tidak langsung, kita juga menambah wawasan kita dengan membaca arti pada setiap ayat. Sebagai contoh, kita bisa tahu bagaimana cerita tentang negeri saba’, kisah cinta nabi sulaiman dan ratu balqis, hukum-hukum islam dan lain sebagainya.

  1. Murojaah ketika ada waktu luang

Iseng-iseng, kalau waktu lagi nganggur, gak ada teman ngobrol, kesepian, gak ada kerjaan dan lain sebagainya, daripada bengong atau nyanyi-nyanyi lagu gaje (gak jelas), lebih baik kita murojaah hapalan. Seenggaknya meskipun tanpa bantuan al-Qur’an di genggaman, kita inget kan?

Makanya waktu luangnya dimanfaatin buat murojaah aja. Manfaatnya, hapalan kita terjaga, dapat pahala pula.

 

(Kontributor : Diah – SMA Progresif Bumi Shalawat)