Berita SMAJURNALIS SMA

“Cintai Ususmu” Melalui Outdoor Class

Outdoor Class – Kamis (1/9) kelas XI MIA II (Nazirius) berkesempatan berkunjung ke PT. Yakult. Beranggotakan 23 siswa serta 2 guru pembimbing, kelas dibagi menjadi dua grup dengan mengendarai armada sekolah. Sekitar pukul 11.30 WIB, Nazirius sudah sampai di PT. Yakult yang berada di Kawasan Ngoro Industri, Mojokerto.

Pemateri
Pak Jaka dan Pak Reza menyampaikan materi

Setelah sampai di lokasi, siswa beserta pembimbing mendapat ucapan selamat datang dari pihak PT. Yakult yakni Bapak Jaka dan rekannya Bapak Reza. Kelas dipandu memasuki ruang untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai produk (red; Yakult). Ketika memasuki ruangan, setiap siswa mendapat 3 botol kemasan Yakult. selanjutnya Bapak Jaka menjelaskan alur acara dari pengenalan profil hingga penutup.

Bahan Pembuat Yakult
Bahan Pembuat Produk Yakult

Untuk sesi pertama siswa diberikan penjelasan mengenai profil PT. Yakult. pabrik tersebut didirikan di kota Mojokerto pada tahun 1990 oleh profesor ternama Jepang dan beroperasi di tahun 1997. Pabrik menuai sukses dengan kapasitas produksi mencapai 3.600.000 botol/perhari. Memasuki sesi kedua siswa dipandu untuk melihat proses produksi, mulai dari ruang pembibitan hingga ruang kendali mutu. Ruang pembibitan bertujuan memperkembang-biakkan bakteri dalam produk Yakult yaitu L. casei shirota strain. Pada Ruang Pelarutan. siswa diperlihatkan tata cara melarutkan bakteri. Memasuki ruang pencampuran siswa bisa mengetahui bahwasannya bakteri dalam Yakult masih hidup saat proses tersebut berlangsung. Pada Ruang Pembuatan Botol, siswa dapat melihat mesin-mesin yang bekerja dengan cepat membuat botol, lalu menata agar botol tertata dengan rapi dan setelah memasuki tangki besar, botol keluar dengan keadaan sudah dikemas.

Produk Yakult dari tahun ke tahun dan berbagai negara
Produk Yakult dari tahun ke tahun dan berbagai negara

Ruangan terakhir siswa dipandu memasuki ruangan penuh dengan sejarah dan banyak penghargaan yang pernah diraih oleh PT.Yakult sejak tahun 1930. Acara terakhir yakni sesi tanya jawab. Siswa memberikan banyak pertanyaan lalu dijawab oleh Bapak Jaka beserta rekannya. Setelah acara sesi tanya jawab, ketua kelas sebagai perwakilan dari kelas XI MIA II dipersilahkan menyampaikan kesan dan pesan. Berakhirnya acara tersebut, pemandu membagikan bingkisan satu-persatu pada masing-masing siswa beserta pula guru pembimbing.[eno]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *