SMA PROGRESIF BUMI SHALAWAT JUARA 2 LOMBA DEBAT DI SMA AWARD 2023

Khumaidy Syafiq El-Maududy saat menerima tropy juara 2 dalam ajang SMA Awards yang diberkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SMA Progresif Bumi Shalawat – SMA Awards yang diadakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah usai. Kompetisi dengan berbagai bidang lomba tersebut menjadi ajang tahunan yang dinanti-nanti oleh SMA se-Jawa Timur. Terutama SMA Progresif Bumi Shalawat. Dalam ajang itu siswa atas nama Khumaidy Syafiq El-Maududy dari kelas XI ICP (International Class Program) berhasil membawa juara 2 pada cabang lomba English Debate. Khumaidy nama akrabnya memang spesialisnya. Ia tidak hanya menang pada event ini, pada beberapa event sebelumnya juga ia sempat menyabet juara. Ia merasa senang karena dengan membawa pulang juara 2, ia juga turut mengharumkan nama sekolah. “Tentu bangga, karena ini ajang tingkat provinsi, Jadi alhamdulillah saya bisa membawa nama baik sekolah,” jelas Khumaidy. DI samping itu, ia juga bercerita, kalau keahlian debatnya lebih terasah ketika ia memilih sekolah di SMA Progresif Bumi Shalawat. Di sekolah, menurutnya sangat membantu skill debatnya lebih berkembang, karena sekolah juga sangat mendukung, salah satunya mendatangkan tutor dari luar. Semoga Khumaidy bisa menginspirasi para siswa yang lain untuk berlomba-lomba dan hal kebaikan dan kebanggaan.

TIGA TIM SMA PROGRESIF BUMI SHALAWAT MEMBORONG MEDALI DI AJANG IPITEX THAILAND 2024

Tim dari SMA Progresif Bumi Shalawat ketika pembagian medali di ajang IPITEX Thailand 2024

SMA Progresif Bumi Shalawat – Sebagai sekolah berbasis Internasional, SMA Progresif Bumi Shalawat (SMASIF) membuktikan dirinya bahwa ia memang pantas menyandang identitas tersebut. Pasalnya, SMASIF telah menerbangkan tiga timnya ke Bangkok Thailand dalam ajang IPITEX 2024. Acara tersebut merupakan kompetensi ilmiah yang dihelat oleh National Research Council of Thailand. Peserta yang ikut serta bukan hanya dari Asia, melainkan dihadiri sebanyak 600 peserta dari 25 negara. Dengan jumlah peserta sebanyak itu, menandakan bahwa acara tersebut merupakan acara bergengsi dalam kancah internasional.   Kabar bagusnya lagi, dari tiga tim yang diberangkatkan, semuanya mendapatkan medali berkategori. Adapun tiga tim tersebut adalah: Tim 1 Anggota: Hafian Dafi Farizki (XI MIPA 6) Muhammad Usaid Bashir Wicahyo ( XI ICP 2) Khumaidy Syafiq El Maududy (XI ICP 2) Hasil: Gold medal Kategori: Medicine and Public Health/ Medical Technology/ Pharmacy/ Hygiene Tim 2 Anggota: Rasya Dwi Maharta ( X 9) Damar Nur Sahidan ( X 11) Hasil: Bronze medal Kategori: Protection of the Environment/ Energy/ Water/ Power and Electricity/ Green Technology Tim 3 Anggota: Khoirunnisa’ Dwi Az Zahra Firdausi ( XI MIPA 3) Saskia Tara Nadhirah ( XI ICP 1) Firdhea Rahma Cahyani ( XI ICP 1) Hasil: Silver medal Kategori: Protection of the Environment/ Energy/ Water/ Power and Electricity/ Green Technology. Misbachul Munir Ardy selaku Kepala Sekolah mengatakan, bahwa ini merupakan sebuah kemajuan yang bisa dibanggakan. Meskipun SMASIF berada di Sidoarjo Indonesia, tetapi namanya bisa disandingkan dengan sekolah-sekolah yang ada di luar negeri. “Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami. Artinya, SMASIF sanggup menguji kelayakannya jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah bergengsi yang ada di luar negeri,” jelasnya. Salah satu perwakilan tim, Hafian Dafi Farizki mengungkapkan kebahagiannya, karena selain bisa berkompetisi di luar negeri, ia juga bisa belajar banyak hal, di antaranya dia bisa merasakan bagaimana atmosfer berkompetisi dengan para pelajar tingkat dunia. “Hal yang paling membuat saya berkesan adalah saya bisa merasakan atmosfer berkompetisi dengan para pelajar hebat tingkat dunia,” jelas Harfian di sela-sela jam pembelajarannya. Semoga dengan kemenangan itu, bisa menginspirasi para siswa yang lain agar jangan malu-malu menunjukkan bakatnya.