BERKAT APLIKASI PENDETEKSI PENYAKIT KULIT, SISWA SMA PROGRESI BUMI SHALAWAT BAWA MEDALI EMAS PADA BUCA IMSEF 2023 DI TURKI

SMA Progresif Bumi Shalawat – Lagi-lagi nama SMA Progresif Bumi Shalawat harum di kancah Internasional. Pada event “BUCA IMSEF 2023” yang diselenggarakan oleh Buca Art and Science Centre, Buca Municipality yang bertempat di Buca, Izmir Turki, SMA Progresif membawa medali emas di bidang Matematika Komputer.

Peserta yang mengikuti perlombaan tersebut menyebar di banyak negara, mengingat perlombaan ini merupakan ajang bergengsi yang ditunggu oleh banyak negara. SMA Progresif Bumi Shalawat mengirim 3 siswa sebagai delegasi. Mereka adalah M. Rasya Samrid Pratama, M. Razin Syarifuddin, dan M. Akmal Baihaqii. Mereka bertiga berasal dari kelas yang sama, yakni XI SAINTEK 7.

Hebatnya lagi, produk yang mereka ciptakan terinspirasi dari perkembangan teknologi di zaman sekarang, yaitu Artificial Intelligence (AI). Mereka memanfaatkan AI untuk projek berupa aplikasi pendeteksi penyakit kulit.

“Berkat guru pembimbing yang berkompeten, kami dipaksa untuk berpikir kreatif melihat peluang. Akhirnya produk itulah yang berhasil kami buat” jelas M. Razin Syarifuddin.

Tim dari SMA Progresif saat melakukan sesi foto dengan delegasi negara lain
Tim dari SMA Progresif saat melakukan sesi foto dengan delegasi negara lain

Razin nama panggilannya menegaskan kembali jika projek itu diawali dari hasil berpikir kreatif. Menurutnya, berpikir kreatif itu tidak mudah. Perlu dibimbing, dipaksa, dan dituntun pelan-pelan sampai menemukan titik kekreativitasnya. Bahkan perlu juga pembiasaan. Tidak bisa dilakukan sekali dua kali.

Farhan Fikri Syafii sebagai guru pembimbing Riset di SMA Progresif Bumi Shalawat mengungkapkan kebanggaannya, karena anak bimbingnya mampu mencapai titik itu. Awalnya ia tidak terlalu yakin, namun karena kepercayaan dirinya, akhirnya mereka membawa medali emas pulang ke Indonesia.

“Ketika keraguan melanda, tidak ada yang bisa kami lakukan, kecuali berdoa dan yakin. Kemudian yang paing penting lagi, kami telah berusaha. Soal hasil, itu urysan yang di atas,” tegas guru kima itu.

Semoga mereka bisa menginspirasi dan memberi stimulus kepada siswa lain untuk berlomba-lomba mendapatkan prestasi.

Share

Share on Facebook
Share on WhatsApp
Share on Twitter
Share on Linkdin
Share on Pinterest