Lewat Kenduri Guru, Siswa SMASIF Teguhkan Kembali Pentingnya Adab Murid kepada Guru

SMA Progresif Bumi Shalawat – SMA Progresif Bumi Shalawat kembali menyelenggarakan acara meriah dan penuh filosofis pada peringatan hari guru nasional dengan nama “Kenduri Guru” yang berlangsung pada (29/11/2025) di lingkungan sekolah. Acara yang diprakarsai para siswa ini digelar sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada para guru, sekaligus menjadi wadah pembelajaran berbasis karakter pada siswa.

Kegiatan yang diikuti semua siswa dan guru tersebut penuh dengan apresiasi. Seperti yang dikatakan Kepala Sekolah SMA Progresif Bumi Shalawat, Mochamad Misbachul Munir Ardy, S.Pd., M.Mat., Gr. Ia menyampaikan rasa bangga dan haru dengan apa yang disajikan para siswa untuk gurunya.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini, karena di dalamnya penuh dengan pembelajaran. Semoga tidak hanya menjadi kegiatan seremonial saja, melainkan bisa diinternalisasi dalam kehidupan kalian sehari-hari,” ujarnya saat sambutan.

Istilah kenduri yang diangkat sebagai nama acara bukan tanpa alasan. Ketua panitia, Azka Binta, menjelaskan bahwa pemilihan diksi tersebut mengandung makna budaya yang kuat.

“Kami ingin mengambil nilai-nilai kejawaan yang sarat filosofi. Ini selaras dengan nilai yang diajarkan Ki Hajar Dewantara, bapak pendidikan Indonesia,” ujar siswa kelas XII A3 tersebut.

Azka, nama panggilannya menegaskan, bahwa melalui Kenduri Guru, panitia yang sekaligus seorang siswa ingin melakukan semacam proses penyadaran kembali di tengah ramainya berita kurangnya adab murid kepada gurunya.

Menurutnya, momentum Hari Guru merupakan kesempatan untuk menyadarkan diri tentang etika, penghormatan, dan tata krama dalam proses pendidikan. Pesan ini sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini ditekankan Ki Hajar Dewantara, terutama tentang keteladanan dan tuntunan dalam pendidikan.

Sesuai tema yang diusung, seluruh pengisi acara memiliki irisan kuat dengan nilai adab dan pendidikan karakter. Para siswa menampilkan drama kolosal, pertunjukan musik, dan parodi yang dikemas dengan nuansa edukatif.
Setiap penampilan dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian pesan tentang pentingnya penghargaan kepada guru, kesantunan dalam menuntut ilmu, serta relevansi budaya dalam kehidupan modern.

Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa kreativitas tetap dapat bekesinambungan dengan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur. Kenduri Guru menjadi bukti bahwa siswa mampu mengemas acara penuh makna dan kental dengan nilai luhur pendidikan Indonesia.

Kenduri Guru bukan hanya perayaan, tetapi juga menjadi prakti pembelajaran karakter di sekolah. SMA Progresif Bumi Shalawat berharap Kenduri Guru dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai tradisi apresiasi, pembelajaran, dan penguatan karakter melalui budaya.

Dengan semangat Hari Guru Nasional, para siswa membuktikan bahwa penghormatan kepada guru tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi melalui karya dan ketulusan.

Share

Share on Facebook
Share on WhatsApp
Share on Twitter
Share on Linkdin
Share on Pinterest
Secret Link